Dhani Asri, ST Diduga Restui Material “illegal” dan Tidak bisa di Hubungi

 


Gema7,Sumbar__ Proyek yang dikelola oleh Dhani Asri, ST sebagai PPK 2.2 di Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatra Barat, yang dikerjakan oleh PT.Paesa Pasindo Enginneering dengan anggaran Rp.168 Milyar, diduga menggunakan material ilegal dan proyek siluman yang berlokasi di ruas jalan Kabupaten Sijunjung juga disinyalir asal - asalan dan menggunakan material illegal. Namun Dhani tidak bisa dikonfirmasi media ini karena diblokir.

Ironisnya, Dhani Asri, ST Selaku PPK 2.2 diduga merestui material ilegal yang dipasok ke stone crusher PT.Paesa Pasindo Enginneering ini dan proyek yang berlokasi di ruas Jalan Sijunjung juga kuat menggunakan material tak berizin.

Parahnya, proyek yang dikerjakan rekanan yang berlokasi di Sijunjung selain dugaan menggunakan material ilegal pasangan batu mortar pekerjaan tersebut diduga asal-asalan karena tapak pasanganya hanya 20cm dan minim rambu-rambu dan alat pelindung diri (APD).

Sementara, PT.Paesa Pasindo Enginneering material nya dipasok dari CV.Mutiara Chaniago yang izinnya sudah mati semenjak Tanggal 10/04/2026 yang berlokasi di Jorong Sitiung Agung Dhamasraya.

Saat dikonfirmasikan kepada Edral di Dinas ESDM Sumbar mengatakan, "CV.Mutiara Chaniago tidak boleh menjual material dari quarynya karena izinnya sudah mati, kalau CV.Muatia Chaniago masih menjual material itu artinya Ilegal". Ungkapnya

Saat dihubungi media ini, Dhani Selaku PPK 2.2 PJN Wilayah II tidak bisa dihubungi. Dhani diduga Blokir Whatsapp Wartawan Media ini, kuat dugaan Dhani merasa takut saat dikonfirmasikan karena merestui  material illegal pada beberapa paket yang dikelolanya.

Sementara, saat media ini mengkonfirmasikan kepada Masudi Selaku Satket PJN Wilayah II Padang perihal Dahni Selaku PPKnya tidak bisa dikonfirmasikan karena blokir whatsaap wartawan, tidak ada tanggapan sedikitpun dari Satker ini. Ada apa dengan Masudi..?


# Md

Labels: ,

Post a Comment

[facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.